Selasa, 05 Juli 2011

First Love (A Little Thing Called Love)

Sooo…film ini ceritanya tentang cewe remaja umur 14 tahun, Nam, yang naksir berat sama kakak kelasnya, Shone, yah tipikal cowo populer di sekolah yang baik hati, ganteng, jago main bola, suka fotografi, dan pastinya digilai cewe-cewe satu sekolah. Sementara Nam, yaaaa itu tadi masih jadi ugly duck..
Segala cara dicoba Nam buat menarik perhatian Shone, lewat bantuan temen-temennya yang kocak-kocak (saya suka salah satu temennya yang pendek dan mukanya kocak banget =D, she acts good…), tapi ga ada yang berhasil.
Tapi Nam punya potensi di sekolahnya, dan gurunya (yang juga kocak, mirip yeti pesek =p) bisa melihat itu (walaupun sebenarnya itu akal-akalan si guru aja supaya nggak kalah saingan sama guru lain yang lebih cantik..). So, Nam dipilih jadi pemeran utama drama Snow White untuk acara semacam pensi di sekolah, alasannya karena bahasa Inggrisnya bagus. Sejak pentas drama itu lah semuanya berubah. Nam di make-over menjadi lebih cantik, lebih bersih, kacamatanya diganti contact lens, bracket nya dilepas. Mulai banyak cowok yang naksir dia, termasuk temen baik Shone (lupa namanya, hehe..). Tapi aneh Shone masih tetep aja nggak suka sama dia, malah terkesan makin dingin (well,,,hello, i knew i catch something here….).
And so, waktu bergulir, setahun berlalu Nam makin lama makin cantik, dia juga terpilih sebagai pemimpin kabaret, yang membuat dia mulai masuk dalam jajaran cewek populer di sekolah. Bahkan dia juga jadian sama temen baiknya Shone itu.But still, Shone shows nothing (ah, laki-laki memang bodoh…)
Nam jadian nggak lama karena memang dia sadar itu semua terpaksa. Dan dia juga sadar dia jadi semakin jauh sama temen-temennya yang selama ini mendukung dia. Saya suka adegan waktu empat sekawan ini baikan lagi, funny yet touching.
Tiba waktunya kelulusan, Nam akhirnya memberanikan diri nyatain perasaannya ke Shone. Tapi, kampret, Shone ternyata udah jadian sama cewe lain. Heart. Break. Ouch. I cried, really, she acts so good, sedihnya berasa banget. Saking sedihnya sampe dia linglung dan kecebur di kolam renang. Aaaaw….
Dan akhirnya, baru disini kebenaran terungkap. Seperti yang udah bisa ditebak, sebenernya Shone juga jatuh cinta sama Nam. Saya nebaknya sih sejak Nam jadi Snow White. Shone ngumpulin kliping foto-foto Nam yang dia potret diem-diem, disusun jadi kaya diary gitu, so sweeeett…. Adegan-adegan flashback bermunculan, menunjukkan gimana sebenernya Shone terpaksa harus nutupin perasaannya demi menjaga  hubungan dengan teman baiknya. Semuanya udah pasti terlambat lah. Nam keburu patah hati. Dia juga akhirnya terbang ke AS untuk nyusul papanya dan sekolah disana.
Tapi ceritanya ga sampe disitu dong. Namanya juga rom-com, ga asik kalo ga happy ending kaan…
9 tahun kemudian, Nam kembali ke Thailand. Dia udah jadi designer muda yang terkenal, dan dia diwawancarai di sebuah acara TV. Semua teman-teman SMP nya, termasuk guru-gurunya hadir.
Laluuu…Nam mulai ditanya-tanyain soal first love nya, si presenter tiba-tiba menunjukkan sebuah buku kliping foto-foto dia (bukunya Shone) daaaann eng ing eng….Shone muncul dari belakang, bawa bunga. Nam beku, haha.
Dialog terakhir, Nam “have you been married?” , Shone “I have…….been waiting 9 years for someone in USA.” ahahahaha, both smile. The. End. Happy happy happy.
Yaaaaa, i told you before, ceritanya simple, menye-menye, tapi very very cuuuteeee…I loooove cute movie….dan akting si cewe bagus, dan banyak adegan kocaknya. =)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar